Selasa, 09 Desember 2008

Minggu, 07 September 2008

Jumat, 06 Juni 2008

PELANGGARAAAAAAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Aku pas jalan di sudut kota di BANJARMASIN,tepatnya di jl. Gatot Subroto,,aku liat sepansang muda-mudi yang berboncengan...betapa aku kaget ...eh orang indonesia to dah banyak melanggar...coba u perhatiin si gadis yang diboceng,dah melakukan pelanggaran yang pertama ga pakai helm,,? yang kedua liat to mode celananya yg kebuka,,,( sensor) dan yang ketiga merusak konsentrasi pengendara yang di belakangnya,bs bikin kecelakaan coZ ga konsentrasi pd jalan, NyLonoong ABIZ???

Rabu, 04 Juni 2008


"UBAH PERILAKU DAN CEGAH PENCEMARAN LINGKUNGAN"
(05 Juni 2008 hari lingkungan hidup sedunia )
Menjadi Penyelamat Lingkungan Hidup Itu Mudah

Kekeringan, kebanjiran, kerusakan lingkungan, kebakaran hutan, polusi, pembalakan liar, es kutub mencair, lapisan ozon berlubang, dan sederet persoalan lingkungan hidup yang terjadi dewasa ini mungkin membuat kita termangu, gelisah, khawatir, dan terdorong ingin melakukan sesuatu. Bagaimana?
Buku Menjadi Environmentalis Itu Gampang! ini akan menjawab semua pertanyaan kegelisahanmu, sekaligus membuka sejuta kemungkinan untuk berbuat sesuatu guna menyelamatkan lingkungan hidup.
Buku ini diperuntukkan untuk kaum muda yang optimis, bersemangat, tak henti bertanya, serta mencintai bumi demi kelangsungan hidup generasi mendatang.

"Kalau kamu yakin, sungguh-sungguh yakin, akan jalan yang telah kamu pilih, maka alam semesta akan membukakan jalan untukmu".Paulo Coelho, Sastrawan

Rabu, 28 Mei 2008

100 TAHUN HARKITNAS


Seratus tahun telah kita lalui sejak ditetapkan tanggal 20 Mei 1908 sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Nilai-nilai Kebangkitan Nasional yang diperjuangkan para pendahulu telah menjadi perekat jalinan persatuan dan kesatuan diantara kekuatan dan komponen bangsa. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar perjuangan para pemuda yang kemudian pada tanggal 20 Mei 1908 terorganisasi dalam wadah pergerakan bernama ”Boedi Oetomo”. Dari sinilah kemudian semangat nilai-nilai persatuan dan kesatuan ini semakin mengkristal dan menjadi kekuatan moral bangsa sebagaimana tertuang dalam ikrar ”Soempah Pemoeda” pada tanggal 28 Oktober 1928. Perjuangan panjang yang ditempuh oleh bangsa Indonesia, akhirnya kita capai dengan memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-100 ini kita jadikan sebagai sebuah momentum untuk memasuki Kebangkitan Nasional pada tahun-tahun berikutnya. Momentum ini ditandai dengan berbagai kegiatan dan aktivitas yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan seluruh komponen bangsa untuk terus memelihara dan menggelorakan semangat Kebangkitan Nasional.
Tujuan peringatan 100 Tahun Kebangkitan Nasional adalah untuk lebih menumbuhkan dan meningkatan kesadaran dan semangat juang masyarakat, memperkuat kepribadian bangsa, memperkokoh nilai-nilai budaya bangsa, mempertebal rasa harga diri dan kebangsaan nasional, serta mempertebal rasa persatuan dan kesatuan bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang damai, adil, demokratis, dan sejahtera.
Kegiatan Peringatan 100 Tahun Kebangkitan Nasional dilaksanakan sepanjang tahun 2008 sampai dengan Mei 2009. Kegiatan meliputi Upacara Bendera memperingati 100 Tahun Kebangkitan Nasional, dilaksanakan secara serentak pada hari Rabu tanggal 21 Mei 2008 oleh semua Kantor/ Lembaga/ Instansi Pemerintah dan Swasta di seluruh Indonesia, seluruh Lembaga Pendidikan di semua tingkatan baik negeri maupun swasta, Kantor Lembaga Negara serta seluruh Kantor Perwakilan RI/ Kedutaan Besar yang ada di luar negeri.
Peringatan 100 tahun kebangkitan nasional mengambil tema ”Dengan Semangat 100 tahun Kebangkitan Nasional Kita Tingkatkan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Menuju Indonesia yang damai, adil, demokratis, dan sejahtera. Dengan slogan ”Indonesia Bisa!”, acara puncak peringatan 100 Tahun Harkitnas akan diawali pada tanggal 20 Mei 2008 dengan menampilkan parade/pagelaran musik, tari, seni dan budaya oleh 30.000 orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan masyarakat. Pagelaran dilaksanakan di Stadion gelora Bung Karno dan direncanakan akan dihadiri oleh 150.000 undangan.
(sumber: bappenas.go.id)

Minggu, 04 Mei 2008

Mayday, Hari Buruh Sejati !!!!!

01 MEI 2008 HARI BURUH INTERNASIONAL/ MAYDAY, Berkali-kali slogan “Buruh Berkuasa, Rakyat Sejahtera” berkumandang. Slogan tersebut diserukan oleh puluhan ribu buruh serta rakyat pekerja yang tergabung dalam Aliansi Buruh Menggugat (ABM) dan Front Perjuangan Rakyat (FPR). Bahkan teriakan “Sosialisme adalah jawabannya” juga kadang kala terdengar mulai dari bundaran Hotel Indonesia sampai Istana Negara.

Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP) yang menjadi salah satu pendukung utama aksi 1 Mei di dalam ABM, pada pukul 08.00 WIB berkumpul di halte Ratu Plaza. Titik kumpul di halte Ratu Plaza dilakukan karena PRP bersama-sama dengan Serikat Pekerja Carrefour Indonesia (SPCI)yang berjumlah sekitar 70-80 orang tersebut berniat untuk menyisir kawasan Senayan agar dapat mengajak kawan-kawan Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Metal (SP LEM) serta Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) untuk hadir dalam aksi 1 Mei mengepung istana. Karena kabarnya SPN, SP LEM dan SPSI akan memperingati Mayday di Gelora Bung Karno (GBK) dan mengundang SBY, Agung Laksono (ketua DPR) serta Hidayat Nur Wahid (Ketua MPR) serta band-band ternama seperti Nidji. Kegiatan tersebut dinamakan oleh serikat-serikat yang hadir dengan istilah “Mayday Fiesta”.

Hal ini tentunya akan sangat bertolak belakang dengan makna Mayday sesungguhnya yaitu menuntut agar kesejahteraan bagi buruh dapat terjamin dan dilindungi oleh Negara, bukannya bersenang-senang dan melupakan sejenak penindasan yang dilakukan oleh para kaum pemodal yang didukung oleh elit-elit politik. Ketika acara tersebut selesai maka buruh akan kembali ke realita hidup yang sesungguhnya saat ini, yaitu tetap ditindas. Maka dari itu di bawah bendera ABM, PRP dan SPCI ditugaskan untuk mengintervensi dan mengajak kawan-kawan SPN, SP LEM, FSPMI, dan SPSI untuk datang ke istana dan menuntut kesejahteraan buruh. (di sari dari harian Kompas 2 mei 2008 )

Minggu, 27 April 2008

Pemandangan Tambang Site Operasion Tanjung







Pemandangan Tambang Site Operasion Tanjung

Minggu, 20 April 2008

Earth Day 2008

Earth Day 2008

( 22 April )

Selasa, 25 Maret 2008

Foto Mama dan Abah


Jenggotnya Kayak Osama Bin laden He He !!!!!

Senin, 11 Februari 2008

LAGI SANTAI !!!!









Foto Santai di Mees Site Operations TANJUNG

Selasa, 29 Januari 2008

In Memoriam Bapak HM Soeharto



LAMBAIAN UNTUK PAK HARTO: Warga melambaikan tangan ke arah mobil yang membawa jenazah mantan Presiden HM Soeharto saat melintasi Jalan MT Haryono, Jakarta, kemarin. Ribuan warga Ibu Kota memenuhi jalan-jalan yang dilalui iring-iringan pengantar jenazah untuk melepas Pak Harto menuju ke tempat peristirahatan terakhir.

Jumat, 11 Januari 2008