
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-100 ini kita jadikan sebagai sebuah momentum untuk memasuki Kebangkitan Nasional pada tahun-tahun berikutnya. Momentum ini ditandai dengan berbagai kegiatan dan aktivitas yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan seluruh komponen bangsa untuk terus memelihara dan menggelorakan semangat Kebangkitan Nasional.
Tujuan peringatan 100 Tahun Kebangkitan Nasional adalah untuk lebih menumbuhkan dan meningkatan kesadaran dan semangat juang masyarakat, memperkuat kepribadian bangsa, memperkokoh nilai-nilai budaya bangsa, mempertebal rasa harga diri dan kebangsaan nasional, serta mempertebal rasa persatuan dan kesatuan bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang damai, adil, demokratis, dan sejahtera.
Kegiatan Peringatan 100 Tahun Kebangkitan Nasional dilaksanakan sepanjang tahun 2008 sampai dengan Mei 2009. Kegiatan meliputi Upacara Bendera memperingati 100 Tahun Kebangkitan Nasional, dilaksanakan secara serentak pada hari Rabu tanggal 21 Mei 2008 oleh semua Kantor/ Lembaga/ Instansi Pemerintah dan Swasta di seluruh Indonesia, seluruh Lembaga Pendidikan di semua tingkatan baik negeri maupun swasta, Kantor Lembaga Negara serta seluruh Kantor Perwakilan RI/ Kedutaan Besar yang ada di luar negeri.
Peringatan 100 tahun kebangkitan nasional mengambil tema ”Dengan Semangat 100 tahun Kebangkitan Nasional Kita Tingkatkan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Menuju Indonesia yang damai, adil, demokratis, dan sejahtera. Dengan slogan ”Indonesia Bisa!”, acara puncak peringatan 100 Tahun Harkitnas akan diawali pada tanggal 20 Mei 2008 dengan menampilkan parade/pagelaran musik, tari, seni dan budaya oleh 30.000 orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan masyarakat. Pagelaran dilaksanakan di Stadion gelora Bung Karno dan direncanakan akan dihadiri oleh 150.000 undangan.
(sumber: bappenas.go.id)


